fbpx
usia muda

Self Reward itu Baik, Asalkan….

“Dikit-dikit self reward, dikit-dikit self reward!” Itu kata orang-orang sekitar terhadap anak milenial zaman sekarang. “Mau jadi apa sih nanti saat kalian besar? Modif mobil, modif motor, beli jam mewah mahal? Lakukanlah sesuatu yang bermanfaat di usia muda, jangan main terus!”. Padahal sih ya niatnya ingin self reward. Tetapi keinginan tersebut sering disalah artikan. Repot juga yah..

Eitsss, tunggu dulu…. Self reward sebenarnya bukan hal yang buruk, dan malahan baik lho! Mengapa sih? Berikut alasannya!

Mendapatkan Pekerjaan Sesuai Passion Karena Hobi

“Lah kok bagus?” Itu yang dikatakan orang-orang. Benar, alasannya sederhana, “Lihatlah peluang tersebut!”  Saat demand cukup besar, artinya peluang kalian juga besar. Asalkan 1 yang harus kalian ingat… “ADA BATASNYA!” Kerja sesuai dengan passion itu nyenengin bukan? Kalian dapat menjalankan sepenuh hati karena kalian benar-benar mengerti apa yang kalian sukai.

Misalnya sebut saja “Bima” menyukai barang-barang otomotif seperti mobil. Dia ingin merasakan perbedaan mobil A, B, C, dan seterusnya. Pertama kali, dia menggunakan mobil A dalam kondisi bekas. Setahun kemudian, dia ingin mengganti mobilnya menjadi mobil B. Tetapi, uang yang digunakan ternyata tidak cukup untuk membeli mobil bekas B . Akhirnya, saat dia menjual mobil A, dia malah mendapatkan keuntungan. Naahh, di situlah ide memulai berbisnis jadi muncul.

1000 Cara Untuk Sukses Jika Menghargai Diri Sendiri di Usia Muda

Dari cerita di atas dapat kita ketahui bahwa Bima memang cukup boros. Setelah itu, ia menyadari bahwa apa yang ia sukai juga dapat menghasilkan uang. Apa kuncinya ? Manfaatkanlah ilmu tentang apa yang kalian sukai. Di  zaman modern ini, banyak cara yang dapat kalian gunakan untuk meraih kesuksesan. Cara tersebut tidak harus cara yang kaku dan kuno. Kalian tidak harus menjadi professional seperti dokter jika kalian tidak menyukainya. Banyak cerita kesuksesan datang dari orang yang berlatar belakang pendidikan sederhana. Eitsss, bukan berarti kita mengajarkan kalian untuk berpendidikan. Pendidikan memang penting. Tetapi, lakukan sesuatu berdasarkan passion kalian agar pekerjaan kalian tampak menyenangkan. Begitu pula, dengan orang yang ingin mengambil jurusan kedokteran maupun arsitektur. Jika kalian menyukainya, hal ini tidak akan bermasalah. Akan tetapi, jika tujuan kalian adalah sukses secara materi. Kalian perlu membuka pikiran kalian.

Sukses Secara Materi tidak Memandang Profesi

Lho kok gitu sih? Benar sekali… Jika kalian memandang profesi tertentu sebagai kesuksesan, kalian salah! Jangan coba-coba memiliki pandangan bahwa seorang pebisnis atau pengusaha itu pasti sukses. Atau misal menjadi dokter dan juga menjadi arsitek itu pasti sukses, oh tentuk tidak! Tidak sedikit  di luar sana jumlah pebisnis bisa jadi gagal dan tidak berhasil. Tidak sedikit juga jumlahnya di luar sana dokter sangat kesulitan untuk mendapatkan izin membuka praktik dokter. Jadi, jangan sampai kita memandang beberapa kalangan profesi tertentu sebagai patokan kesuksesan kita yaa. Kalian berhak kok melakukan kegiatan apa saja yang kalian sukai. Jika gagal, kalian maka akan terpancing untuk melakukannya lagi dan bangun dari kegagalan tersebut. Seperti yang dikatakan sebuah pepatah, “Tidak ada yang dapat menghentikan kita untuk melakukan apa yang kita cintai

Hedon di Usia Muda Bisa Dilakukan Secara Positif

Menyayangi diri sendiri dapat dilakukan dengan cara positif, guys! Maksudnya apa sih? Misalnya gini, kita dapat menjadikan hedon kalian sebagai reward bagi kita untuk mendapatkan barang yang kita inginkan. Dengan catatan, kita dapat membatasi diri kita dan juga tidak secara berlebihan. Dengan begitu, kita jadi memiliki motivasi untuk menjadi sukses di kemudian hari, bukan?

Baca juga : https://feeble.id/5-cara-investasi-untuk-mahasiswa-agar-banyak-uang-di-masa-depan/

Passion Terhadap Hobby yang Mahal, Salahkah?

Masa sih beli jam tangan mahal itu selalu hedon? Nggak juga sih sebenarnya tergantung fungsi dan niat aja. Semisal nih, beli jam tangan seharga 35 ribuan tapi belum sebulan udah rusak. Malah boros kan jadinya?! Harus mbenerin stripnya lah, atau beli baterai baru lah yang harganya bisa 50 ribuan sendiri. Masih belum percaya? Liat buktinya, yuk! Jika hedon artinya kalian menyukai sesuatu yang berkelas yang mana akan berdampak kurang baik jika kalian berusaha mewujudkannya. Artinya, menghabiskan uang untuk hobi yang baik itu misal saat punya impian tertentu maka kita akan sanggup untuk meraihnya. Ditambah lagi, sekarang ini barang mewah seperti jam mewah, mobil, ataupun motor peluangnya sangat besar untuk dijadikan bisnis dan peminatnya meningkat belakangan ini.

So, pilih self reward atau tidak?  Asalkan, jangan ngejudge kehedonan ya guys. Jangan menjadikan salah satu cara untuk menghargai diri sendiri ini sebagai pembelaan bahwa sebenarnya kita sedang suntuk. Sebab kita hanya perlu sedikit bukti. Kalau kita dapat memanfaatkannya ternyata efeknya malah baik lho. Asalkan kalian ngerti cara self reward yang baik. Jangan sampai malah sembarangan hedon hingga berakibat menjadi kebiasaan buruk untuk kita.

Jangan takut untuk menyayangi diri sendiri ya kawan-kawanku.. Hedon atau tidak itu merupakan sebuah pilihan. Yang penting kalian berbuat sesuatu untuk memberi apresiasi pada kegiatan dan kesulitan kalian selama ini. Gapapa dong ? Apalagi kalian jadi bisa belajar mandiri dan terodorong untuk maju. Jadi yaaahh, be open minded aja sih.

Tetap semangat feebers, karena kami akan berikan info-info yang menarik lainnya.

3 thoughts on “Self Reward itu Baik, Asalkan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *