fbpx
sbn ritel

SBN Ritel Jadi Investasi Kekinian Buat Mahasiswa

“Wih keren nih kak, dengan SBN ritel aku bisa investasi buat negara dong?” Yap, bener banget Feebers! SBN ritel emang membantu kita dan juga negara. Belajar dari acara bulan lalu, di Kafe Kunokini Surabaya ada event InFest 2019 yang diadakan oleh DJPPR berupa Talkshow ‘Yang Muda Yang Bicara’, temanya tuh tentang SBN ritel. Dan cocok banget buat ningkatin minat para anak muda atau mahasiswa supaya makin semangat berinvestasi.

Apa Tuh SBN Ritel?

Salah satu produk investasi yang disebutkan di sana yaitu SBN Ritel. Apa tuh? Apakah SBN = Selalu Beruang Nih? Idiiihh gaya banget yak. Ataukah SBN = Saya Butuh Nikah? Hehehe. Makin ngelantur aja si mimin. Jagi gini yah Feebers, SBN Ritel itu Surat Berharga Negara yang mana merupakan instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Trus cocoknya dimananya kak?”. Mimin lanjut yaahh biar gak pada bingung.

bingung sbn ritel
bingung – via unsplash.com

Pilihan investasi ritel berupa seri Saving Bond Ritel (SBR), terakhir kali yang terbit itu SBR008 di periode pemesanan bulan September dengan keuntungan sebesar 7.20% per tahun. Untuk pendaftarannya cukup pakai KTP, gak perlu NPWP. Yang punya NPWP kan orang yang udah bekerja, nah mahasiswa bisa dengan tenang dong investasinya. Tinggal ngeklik klik ke aplikasi investasi seperti yang mimin sarankan kemarin, jadi deh akunnya.

Kesempatan Investasi SBN Ritel

Seperti kata Pak Hadi Surono saat di acara InFest, “Kesempatan ini cocok bagi generasi muda yang sudah punya KTP agar bisa menata keuangan lebih dini. SBR008 bisa dibeli mulai harga Rp 1 juta. SBR008 ditawarkan oleh pemerintah yang sudah dijamin keamanannya serta jelas peruntukkannya. Uang yang masuk dari pemesanan SBR menjadi modal APBN membiayai pembangunan.” Begitu ya.

Baca juga : 5 Alasan Berinvestasi di Usia Muda

“Keuntungannya apa lagi sih kak selain imbalan per tahun?” Nih ya, mimin kasih tau nih contohnya lewat aplikasi Tanamduit. Misal ikut pemesanan tanggal 12 September 2019. Penerimaan imbal hasil bakal dikirim setiap bulan pada tanggal 10. Dengan jadwal pengiriman dana pencairan lebih awal itu pada 12 Oktober 2020. Dan jatuh tanggal jatuh temponya 10 September 2021.

Investasi SBN Ritel Diminati Anak Muda

Masih tertarik gak Feebers? Mimin lanjutin lagi ya. Mimin punya data yang menarik nih. Ternyata peminat investasi di ritel terbesar itu didominasi oleh anak muda milenial lho. Trus mahasiswanya kemana?

sbn ritel
mahasiswa masih kurang peminatdata DJPPR Kemenkeu

Wow.. Investor ritel terbanyak di periode kemarin berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) ternyata didominasi oleh generasi milenial. Sedangkan mahasiswa justru paling sedikit ya Feebers.

Jadi sekarang pada faham kan kenapa sih kami harus semangat terus untuk mengajak para anak muda yang masih mahasiswa ini sekalipun uang saku masih diberi orang tua. Dari data tersebut juga bisa disimpulkan bahwa sebenarnya semakin dewasa seseorang justru semakin meningkat kesadarannya untuk investasi, sebelum semakin tua dan hanya tertinggal penyesalan.

sbn ritel
pahlawan investasi sbn ritel – via adobe spark

Di periode pemesanan bulan Oktober 2019 juga ada lho, dengan jenis pengalokasian yang berbeda namanya Obligasi Negara Ritel (ORI) 016. Pengalokasian ORI digunakan untuk membiayai pembangunan negara. Sedangkan di periode pemesanan bulan November 2019 ini juga berbeda pengalokasiannya yang difokuskan pada penghijauan dan mengatasi perubahan iklim, bernama Sukuk Tabungan (ST) 006 atau hitsnya disebut Green Sukuk Ritel seri ST006. Pemerintah sih bilang kalau tahun ini penawaran jenis-jenis investasi tersebut berakhir pada periode bulan ini.

Cara memulai investasi ritel itu gampang banget kok. Yuk kita belajar bersama-sama:

1. Pilih Platform Terpercaya

Pembelian bisa dilakukan lewat Fintech dan perusahaan sekuritas seperti Tanamduit, Bareksa, Invisee, Investree, misalnya. Atau mungkin kita lebih suka bayar dengan datang ke bank langsung, bisa pilih bank Mandiri. Atau bisa juga lewat bank BNI tetapi membayar lewat mobile banking atau internet banking.

2. Mulai Registrasi

Dengan cara mengisi data-data pribadi yang sesuai dengan KTP kita. Pastikan data-datanya sama persis ya. Gak cuma nama lengkap yang sama persis tetapi juga alamat sesuai KTP jangan sampai salah. Nanti alamat penyuratan baru deh kita kasih alamat rumah sesuai domisili. Isi juga nomor Single Investor Identification (SID), nomor rekening dana dan nomor rekening surat berharga.

Biasanya sih yang udah pernah investasi reksadana melalui Fintech tidak perlu bingung karena sudah memiliki SID sehingga cukup masukin nama pemilik rekening bank dan nomor rekeningnya. SID ini sifatnya unik dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang mana setiap orang pasti hanya memiliki satu saja.

3. Pemesanan Bisa Dilakukan Kapan Saja

Jika berada pada periode penawaran ya. Misalkan pada bulan ini adalah ST006 mulai tanggal 1 sampai 21 November 2019. Nanti berbeda produk juga akan berbeda jadwal terbitnya.

4. Pemesanan Calon Investor Yang Diverifikasi

Bakal mendapat billing code melalui e-mail. Kode pembayaran tersebut yang akan digunakan untuk penyetoran dana investasi kita. Cara membayarnya jika pemesanan dengan mitra distribusi Bareksa misalnya, bisa melalui mobile banking Mandiri. Kita pilih aja menu Pajak/Penerimaan Negara lalu pilih Pajak/PNBP/Cukai. Selesai deh.

5. Dapat E-mail Dari Kemenkeu

Biasanya e-mail gak langsung nyampe ke kita, ada jeda waktu lima menitan. Kita tetap stand by handphone kita aja serta sabar dan harap maklum. Di e-mail akan ada transaksi investasi kita mulai dari pendaftaran, pembayaran, hingga transaksi telah berhasil.

email
buka e-mail – via pixabay.com

Mimin sangat menyarankan untuk jajan investasi Sukuk Tabungan ini sih untuk mahasiswa yang sudah punya NPWP barangkali bekerja sambilan atau freelance. Karena selain halal sesuai prinsip syariah yang tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan usury (riba), tingkat imbalannya pun lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Tingkat risiko keuangan pun tergolong aman karena keuntungan dijamin pemerintah negara, tidak akan merugi seperti saham. Nanti bisa kok bikin NPWP saat ngisi gaji ditulis 0 rupiah.

Sedangkan untuk mahasiswa yang belum punya NPWP bisa investasi di ORI. Seperti yang dibilang Direktur Surat Utang Negara Kemenkeu, Loto S Ginting bahwa katanya tanpa NPWP mahasiswa juga dapat melakukan investasi, yaitu dengan membeli Surat Berharga Negara ritel berupa ORI. “Seharusnya bisa tanpa NPWP. Nanti apakah rekening surat berharga untuk punya NPWP itu wajib? Tidak,” begitu lanjut beliau ketika tanggal 21 Oktober 2019 ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Sungguh menarik kan..

Baca juga : Hindari Investasi Bodong di 2020!

5 thoughts on “SBN Ritel Jadi Investasi Kekinian Buat Mahasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *