fbpx
bahaya virus corona

Sakit Virus Corona, Dicover BPJS dan Asuransi Gak Ya?

Berita tentang virus corona di Indonesia bikin ngeri ya, gaes! Gimana gak ngeri… Satu orang aja kena virus corona, bisa nular ke semuanya. Trus, BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan menjamin pengobatan dan keselamatan orang yang sakit terkena virus corona gak sih? Sebelum membahas itu, kita pelajari terlebih dahulu kenali apa itu virus corona.

Virus Corona Itu Apa Sih?

Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) sebagai virus juga memiliki kemiripan dengan virus ini. Nah, virus besar ini sering ditemukan di hewan. Mulanya SARS berasal dari beberapa hewan misalnya saja kelelawar. Meskipun begitu, virus tidak hanya menular di antara sesama hewan itu sendiri saja. Tetapi, virus juga akan menyebar ke manusia kata US CDC. Nah, jadi takut gak sih gaes mau melihara hewan?!?

Kok Bisa Nular ke Manusia Ya?

Dari data sih, orang yang terkena sebanyak 2300 pasien. Banyak banget lhoh itu! Dari sejumlah yang terinfeksi itu, sebanyak 80 orang meninggal dunia. Data ini didapat sekitar 2 Januari 2020. Ternyata, salah seorang ada yang memiliki kebiasaan sering ke Wuhan Huanan Seafood Market di China.

Peneliti awalnya sudah menduga adanya tanda-tanda terjangkit virus di pasar itu. Sehingga menutup pasar Huanan karena terdeteksinya virus dari perdagangan hewan liar di situ. Hewan-hewan yang dimaksud yaitu kelelawar, ular, buaya, tikus, anak serigala, anjing, salamander, landak. Kok sadis abis yah makanan di sana gaes?!? Itu pasar makanan atau kebun binatang sih?

Lanjut cerita… sebelum ngebahas soal BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan… Mimin mau lanjut bahas si pasien. Jadi, kejadian setelahnya itu, si istri dari pasien tadi tiba-tiba sakit. Si istri mengalami pneumonia lalu dirawat dalam isolation room. Si istri ini mengaku tidak pernah datang ke pasar tersebut. Bahkan separuh dari pasien sebelumnya juga tidak pernah datang ke pasar itu. And artinya, kita simpulkan kalau penularan virus tadi bisa melalui sesama manusia.

virus corona

Baca juga : Kebebasan Finansial di Usia Muda, Emang Bisa?

Cover Biaya Pada Pasien Terjangkit Virus Corona Oleh BPJS Kesehatan

Ketakutan yang teramat sangat adalah apabila virus menyebar sampai ke Indonesia. Masalahnya, ini penyakit bukan sembarangan. Dan bukan juga penyakit ringan. Meskipun BPJS Kesehatan mengcover biaya pengobatan penyakit yang parah, pelayanan tidak berlaku apabila itu musibah. Sumbernya darimana? Dari Pasal 52 Peraturan Presiden No.82 tahun 2018.

Gejala penyakit akibat corona kan seperti flu. Yaitu pusing, sakit kepala, sakit tenggorokan, bersin-bersin, demam. Yang bisa dianggap penyakit tidak berat, apabila dilihat dari skala dan gejalanya. Namun, kenyataannya tidak seperti itu Fergusso! Penyakit ini mematikan dan menyebar sangat cepat. Sangat membahayakan sehingga tergolong kategori wabah atau musibah.

Sedangkan Dengan Asuransi Kesehatan Bagaimana?

Seorang Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, yaitu Pak Togar Pasaribu saat ditanya pihak Bisnis.com “tergantung produk asuransinya ya”.

Kita semua tahu… bahwa perjanjian terkait pengajuan asuransi kesehatan itu tergantung pemegang polis dengan pihak perusahaan asuransi. Beberapa asuransi kesehatan melakukan cover biaya pada semua jenis penyakit. Akan tetapi, beberapa perusahaan juga tidak melakukan cover biaya pada penyakit tertentu.

Baca juga : Banyak Uang & Rajin Nabung Ala Freelancer

Lakukan Hal Berikut Sebelum Mengajukan Asuransi!

1. Sebelum mengadakan perjanjian dalam mengajukan asuransi kesehatan, lakukan tanya jawab lebih dalam ya! Tanyakan dengan jelas, apakah penyakit ini dan itu akan ditanggung biayanya. Karena setelah perjanjian selesai dibuat, maka kamu gak bisa mengubah isinya.

2. Lakukan pengecekan kondisi Pre-Exsisting ya. Tau gak sih gaes apa maksudnya? Gini ya, kamu kan nantinya sebagai pemegang polis asuransi kesehatan. Sebelum kamu menjadi klien dari perusahaan asuransi itu, misal kamu punya penyakit hmm sakit stroke. Sebelum daftar asuransinya nih kamu sakitnya. Itu nanti polis asuransi gak mau melakukan klaim biaya atas sakitmu yang pernah terjadi itu. Misalkan lagi nih ya.. yang terjadi padamu adalah baru gejalanya penyakitmu dahulu. Baru penyebabnya aja, belum ke tahap beneran sakit stroke. Maka, klaim juga ditolak gaes!

Lakukan Hal Berikut Saat Memiliki Asuransi

3. Jika sudah memiliki asuransi kesehatan, jangan lupa ya untuk mengecek statusnya. Polis asuransi kesehatan dapat diketahui aktif atau tidaknya jika kamu rutin membayar premi asuransi kesehatan.

4. Kamu juga harus tahu tentang masa tunggu. Yaitu, 30 hari masa tunggu untuk pengajuan klaim biaya pada penyakit yang sama. Jika.. kamu mendapat pengobatan dari rumah sakit dimana kamu dirawat. Dan menjadi pasien rawat inap di rumah sakit itu tadi. Misal, sakit tulang di awal bulan Januari dan kamu harus rawat inap di rumah sakit B. Lalu akhir bulan Januari juga sakit tulang lagi dan dirawat di rumah sakit B. Nah, ini kamu gak bisa lho ya ngajuin klaim! But, dengan syarat rawat jalan tanpa rawat inap.

Jika Masih Ragu, Pikirkan Dulu!

5. Setiap keputusan pasti ada risikonya ya gaes. Dari yang Mimin sebutin di atas tadi, banyak juga ya kemungkinan klaim bakal ditolak. Karena ya memang perusahaan asuransi mencari orang yang badannya sehat-sehat aja. Kondisi kesehatannya baik. Dari premi yang kamu bayar rutin itu tadi bisa jadi tidak sebesar biaya berobat penyakitmu. Dan perusahaan asuransi memang tugasnya menanggung biaya itu semua. Oleh karena itu, kamu sendiri yang tahu apakah asuransi itu riba ataukah tidak

2 thoughts on “Sakit Virus Corona, Dicover BPJS dan Asuransi Gak Ya?

  1. Sebenarnya untuk perawatannya sendiri untuk penyakit yang tergolong berbahaya seperti corona kira-kira berapa besar ya nominalnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *