fbpx
7 Fakta-Fakta Pinjaman Online

7 Fakta Mengejutkan Pinjam Uang Online, Ke 4 Paling Seram

Uang jajan dari mama-papa belum turun? Laptop lelet mau beli baru tapi uang gak cukup? Mau jalan jalan ala-ala selebritis tapi dompet lagi kritis? Main game Mobile Legend tapi hp lemot? Akhirnya memutuskan pinjam uang online, menghiraukan fakta mengejutkan pinjaman uang online demi memenuhi keinginan diri namun tak punya budgetnya. Karena begitu gampang dan cepetnya prosesnya pinjaman uang online, cuma bermodalkan ktp dan nomer handphone, barang yang diidam-idamkan bisa langsung jatuh ke pelukan. Kami sudah merangkum fakta mengejutkan pinjam uang online khusus untuk sobat Feebers!

Belakangan ini lagi hot banget nih PinJol atau Pinjaman Online dari Fintech-Fintech seperti Kredivo, Tunaiku, Akulaku, dan lain lain. Pinjol-pinjol ini menawarkan pinjaman tunai tanpa jaminan dengan proses yang super cepat, hitungan menit saja prosesnya udah selesai dan kita langsung terima duit di akun rekening bank kita. Siapa sih yang nggak mau?!

Tapi, ternyata dibalik pinjam uang online yang gampang banget, banyak juga fakta mengejutkan. Banyak banget pengguna-pengguna PinJol yang mengeluh gara-gara bunga pinjaman yang sangat besar, bahkan ada yang sampai stress gara-gara dikejar habis-habisan oleh debt collector karena telat bayar. Naah, buat Feebers yang tertarik pengen ngajuin Pinjaman Online KTA cepat. Yuk, simak dulu 7 fakta mengejutkan berikut.

1. Umumnya Bunga PinJol Lebih Tinggi Daripada Bank Konvensional
bunga tinggi
Source: Freepik.com

Feebers tahu nggak kalo pemerintah udah menetapkan rate bunga pinjaman di angka maksimum 3% per bulan? Nah, tapi sayangnya untuk pemuda pemudi yang masih kuliah, belum ada aturan dari pemerintah yang membatasi gerak gerik PinJol. Banyak PinJol yang ilegal nan ‘luar biasa’ yang berkeliaran dan mematok rate bunga yang tinggi. Bahkan ada yang sampai 1% PER HARI!!! Feebers kalau ketemu PinJol yang kayak begini, mending jangan deh! Kecuali Feebers mampu cari PinJol lain yang nawarin bunga yang lebih wajar, ada Kredivo yang kasih bunga pinjaman yang nggak jauh dari bunga bank yaitu 3%.

2. Aplikasi PinJol Bisa Mengakses dan Kepo-in Data-Data Pribadi Nasabah
stalker
Source: Giphy.com

Dengan Feebers pinjam uang online dengan melalui aplikasi, sebenarnya kita sudah membolehkan PinJol-PinJol ini untuk mengakses data-data tertentu di handphone. Contohnya adalah nomer kontak yang ada di handphone kalian. Pada saat kalian registrasi di aplikasi nya, PinJol meminta izin untuk melakukan proses verifikasi dengan boleh atau tidak nya kepo-in data-data di handphone kalian. Kalau kalian kasih lampu hijau, Selamat kini kalian punya “Stalker”! Tapi hal ini adalah sesuatu yang wajar, karena untuk mengatasi problema-problema seperti telat membayar dan nasabah yang nggak bisa dihubungi, PinJol bisa menghubungi kontak-kontak tersebut.

Pihak PinJol bisa menyebarluaskan data-data tersebut atau menggunakan data-data tersebut untuk melakukan penagihan yang nggak beretika. Misalnya seperti nelponin pacar dan mempermalukan Feebers. Maka, laporkan saja ke Polisi! Karena hal tersebut sudah melanggar peraturan yang berlaku di Indonesia. Makanya, kita harus lebih jeli dalam memilih PinJol yang bisa menjaga semua data dengan sistem yang super aman. Feebers harus lebih teliti dan bijak yah dalam memilih pinjaman online.

Baca Juga: https://feeble.id/5-cara-investasi-untuk-mahasiswa-agar-banyak-uang-di-masa-depan/

3. Banyak Pinjol Ilegal yang Berserakan Dimana-mana
Fakta mengejutkan
Source: Freepik.com

Dilansir dari CNBC di tanggal 7 Oktober 2019, OJK telah menutup 133 Fintech Ilegal di bulan ini, Total entitas Fintech P2P Ilegal yang udah ditangani oleh Satgas Waspada Investasi dari 2018 sampai sekarang udah mencapai 1.477 entitas!Wow banyak banget kan? Dan ternyata saat ini cuma ada 99 Pinjol yang terdaftar di OJK. Kalau kamu pinjam duit di Pinjol Ilegal, pastinya transaksinya lebih beresiko. Jadi, pastikan kamu pinjam uang di Pinjol yang udah terdaftar di OJK ya!

4. Tragedi Bunuh Diri Sopir Taksi
Fakta mengejutkan
Source: Freepik.com

Zulfandi, pengemudi taksi ditemukan tewas gantung diri di kamar kosannya di Mampang Prapatan. Dalam pesan yang ditemukan sebelum Zulfandi bunuh diri untuk meminta OJK dan Kepolisian memberantas pinjaman Online.

5. Fintech Asal Negara Panda, Beruang Putih dan Black Pink Juga Ikut Bermain
panda
Source: giphy.com

Satgas Investasi OJK menemukan 231 Fintech Ilegal sejak Januari 2019 dan mereka berasal dari China, Rusia, dan Korea Selatan.

6. Kredit Macet Fintech P2P Lending Mencapai 3.18%
debt collector
Source: Freepik.com

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso berkata bahwa meskipun Fintech P2P Lending tumbuh sangat pesat dan perusahaan yang terdaftar di OJK sudah mencapai 99 perusahaan, tapi ternyata Non Performing Loan (NPL) atau angka kredit macet juga cukup tinggi. Dari 99 Fintech yang sudah terdaftar, ada beberapa Fintech P2P lending mencatatkan angka NPL hingga 3%.

7. Aturan OJK Untuk Melindungi Konsumen
aturan yang melindungi
Source: Giphy.com

OJK selalu berupaya untuk melakukan perlindungan konsumen yang menikmati produk atau jasa keuangan dengan mengatur POJK Nomor 1 Tahun 2013 yang isinya tentang perlindungan terhadap konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Berdasarkan aturan tersebut, OJK mengatur pedoman iklan Lembaga keuangan harus mencakup pernyataan yang jujur, jelas dan akurat. Jadi masyarakat bisa memilih produk jasa keuangan khususnya P2P lending yang tepat.

Nah, inilah fakta mengejutkan dalam pinjaman uang secara online. Tips dari kami sih, kita harus selalu waspada dan pinjam sesuai kemampuan mencicil hutang. Serta utamakan pilih perusahaan Fintech yang udah terdaftar di OJK. Amit-amit kalo sampai nggak bisa bayar, jangan sampai gara-gara keinginan sesaat butuh uang malah bikin hidup kamu jadi terombang ambing dikejar Collector. Kamu yang masih kuliah aja masih harus mikirin bikin skripsi dan lulus kuliah, jangan sampai nambah mikir lagi karena ada kewajiban bayar pinjaman. STAY YOUNG, WISE, and FREE!

3 thoughts on “7 Fakta Mengejutkan Pinjam Uang Online, Ke 4 Paling Seram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *